Hallo Fellas!
Sebelumnya karena ini first time our
article,Kita mau ngasih tau nih, siapa sih yang ada dibalik blog ini? Jadi,
semua 10 admin yang bersembunyi dibalik blog ini adalah mahasiswa dan mahasiswi
ketje Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi. Yuhuu! Ada 10 admin ketje yang
enggak akan kita kasih tau inisalnya (biar rahasia gitu..) pokoknya 10 admin
ketje adalah anggota UKM KM INKOM UNJANI.
Nah, kemarin kita semua habis ikutan kegiatan hunting luar dan hunting
dalam yang diadakan sama UKM KM INKOM UNJANI nihh! Apa aja sih kegiatannya?
Hunting Luar
Nah dari namanya aja udah luar, bearti lokasinya diluar kampus Unjani
tercinta. Kemarin kegiatan hunting luar dilaksanakan sekitaran Gedung Sate dan
Jalan Banda Kota Bandung. Disana kami juga melaksanakan kegiatan wawancara yang
sudah dikasih tema sendiri nih dari INKOM, yaitu pendapat masyarakat tentang
kejadian ‘suporter Persija yang meninggal dunia akibat pengeroyokan oleh oknum
suporter Persib’.
Disana, kami berhasil mewawancarai salah seorang pengemudi ojek online yang mau dimintai pendapatnya
mengenai kejadian ini nih! Pendapat ‘Bapak Ojol’ ini sih, beliau sangat kecewa
dengan kejadian pengeroyokan yang terjadi hinggal mengakibatkan korban
meninggal dunia. Karena menurut beliau, sebagai mana pun seharusnya kegiatan
sepak bola ini seharusnya meningkatkan rasa sportifitas dan juga solidaritas
bukannya malah menelan korban jiwa. Tetapi, menurut beliau, kejadian ini juga
ada salahnya dari pihak korban (Alm Haringga Sirla), karena sebelum kejadian
tersebut sudah ditekankan kalau pihak suporter Persija tidak diperbolehkan
untuk datang menonton secara langsung ke stadion di Bandung karena ditakutkan
terjadi hal-hal seperti ini. Untuk kedepannya Bapak Ojol ini mengharapkan tidak
terjadi lagi korban-korban jiwa hanya karena menonton dan mensupport tim sepak
bola kesayangan mereka.
Hunting Dalam
Nah kalau hunting dalam sendiri dilaksaksanakan di dalam Kampus Unjani
Cimahi. Kami berhasil mewawancarai dua orang narasumber berbeda dengan tema
wawancara ‘kenaikan kurs dollar yang kian anjlok’.
Narasumber pertama kita ini cukup spesial guys! Soalnya kita berhasil
mewawancarai Kang Irfan dari jurusan Akuntansi 2016 yang menjabat selaku Wakil
Ketua Himpunan Mahasiswa Akuntansi! Kang Irfan saat itu menyampaikan bahwa
lonjaknya dollar sangat berpengaruh buruk bagi masyarakat Indonesia. Kang Irfan
juga menyampaikan bahwa Mahasiswa Unjani juga sudah sempat berorasi kepada
pemerintah guna ‘mengingatkan’ tentang anjloknya harga dollar yang makin
tinggi. Karena, dampak kenaikan dollar ini sangat berpengaruh buruk dalam
sektor kegiatan perekonomian Indonesia. Diharapkan agar pemerintah segera
mencari solusi agar harga kurs dollar bisa turun.
Narasumber kita yang kedua juga enggak kalah keren nih! Ada Kang Bimo dari
jurusan Ilmu Pemerintahan 2016. Kang Bimo yang anak fakultas ‘fisip’ udah jelas
dong melek tentang masalah-masalah negara seperti ini. Menurut Akang berambut
gondrong ini, harga dollar sudah sangat memprihatinkan. Seharusnya pemerintah
bisa segera mencari solusi dan menangani masalah ini. Karena mengingat sejarah
Indonesia, dulu saat inflansi besar 1998 juga berawal dari kenaikan harga
dollar yang sangat tinggi. Dan jangan lupa, pada saat itu banyak demo dan juga
menelan banyak korban jiwa. Jangan sampai masa kelam Indonesia terjadi lagi
seperti saat itu. Dan Kang Bimo sendiri juga tidak menginginkan terjadinya demo
akibat kenaikan harga dollar ini. Menurut Kang
Bimo pemerintah harus segera bergerak dan bertindak tegas agar harga
dollar bisa turun! Kalau bisa sampai harga dollar sama dengan 0 rupiah! Tsadess!!!
Nah guys, itu tadi hasil wawancara kita dengan beberapa narasumber dalam
kegiatan hunting luar dan dalam yang diadakan oleh UKM Inkom! Semoga artikel
diatas menjadi suatu berita yang bermanfaat untuk para pembaca semua dan jangan
lupa tentunya agar tetap baca artikel-artikel kita selanjutnya!
Spread love,
Twelve of cheetah from Inkom21.