Sabtu, 13 Oktober 2018

Apa Kata Masyarakat tentang Issue yang Beredar?


Hallo Fellas!

Sebelumnya karena ini first time our article,Kita mau ngasih tau nih, siapa sih yang ada dibalik blog ini? Jadi, semua 10 admin yang bersembunyi dibalik blog ini adalah mahasiswa dan mahasiswi ketje Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi. Yuhuu! Ada 10 admin ketje yang enggak akan kita kasih tau inisalnya (biar rahasia gitu..) pokoknya 10 admin ketje adalah anggota UKM KM INKOM UNJANI.


Nah, kemarin kita semua habis ikutan kegiatan hunting luar dan hunting dalam yang diadakan sama UKM KM INKOM UNJANI nihh! Apa aja sih kegiatannya?



Hunting Luar
Nah dari namanya aja udah luar, bearti lokasinya diluar kampus Unjani tercinta. Kemarin kegiatan hunting luar dilaksanakan sekitaran Gedung Sate dan Jalan Banda Kota Bandung. Disana kami juga melaksanakan kegiatan wawancara yang sudah dikasih tema sendiri nih dari INKOM, yaitu pendapat masyarakat tentang kejadian ‘suporter Persija yang meninggal dunia akibat pengeroyokan oleh oknum suporter Persib’.
Disana, kami berhasil mewawancarai salah seorang pengemudi ojek online yang mau dimintai pendapatnya mengenai kejadian ini nih! Pendapat ‘Bapak Ojol’ ini sih, beliau sangat kecewa dengan kejadian pengeroyokan yang terjadi hinggal mengakibatkan korban meninggal dunia. Karena menurut beliau, sebagai mana pun seharusnya kegiatan sepak bola ini seharusnya meningkatkan rasa sportifitas dan juga solidaritas bukannya malah menelan korban jiwa. Tetapi, menurut beliau, kejadian ini juga ada salahnya dari pihak korban (Alm Haringga Sirla), karena sebelum kejadian tersebut sudah ditekankan kalau pihak suporter Persija tidak diperbolehkan untuk datang menonton secara langsung ke stadion di Bandung karena ditakutkan terjadi hal-hal seperti ini. Untuk kedepannya Bapak Ojol ini mengharapkan tidak terjadi lagi korban-korban jiwa hanya karena menonton dan mensupport tim sepak bola kesayangan mereka.




Hunting Dalam
Nah kalau hunting dalam sendiri dilaksaksanakan di dalam Kampus Unjani Cimahi. Kami berhasil mewawancarai dua orang narasumber berbeda dengan tema wawancara ‘kenaikan kurs dollar yang kian anjlok’.
Narasumber pertama kita ini cukup spesial guys! Soalnya kita berhasil mewawancarai Kang Irfan dari jurusan Akuntansi 2016 yang menjabat selaku Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Akuntansi! Kang Irfan saat itu menyampaikan bahwa lonjaknya dollar sangat berpengaruh buruk bagi masyarakat Indonesia. Kang Irfan juga menyampaikan bahwa Mahasiswa Unjani juga sudah sempat berorasi kepada pemerintah guna ‘mengingatkan’ tentang anjloknya harga dollar yang makin tinggi. Karena, dampak kenaikan dollar ini sangat berpengaruh buruk dalam sektor kegiatan perekonomian Indonesia. Diharapkan agar pemerintah segera mencari solusi agar harga kurs dollar bisa turun.

Narasumber kita yang kedua juga enggak kalah keren nih! Ada Kang Bimo dari jurusan Ilmu Pemerintahan 2016. Kang Bimo yang anak fakultas ‘fisip’ udah jelas dong melek tentang masalah-masalah negara seperti ini. Menurut Akang berambut gondrong ini, harga dollar sudah sangat memprihatinkan. Seharusnya pemerintah bisa segera mencari solusi dan menangani masalah ini. Karena mengingat sejarah Indonesia, dulu saat inflansi besar 1998 juga berawal dari kenaikan harga dollar yang sangat tinggi. Dan jangan lupa, pada saat itu banyak demo dan juga menelan banyak korban jiwa. Jangan sampai masa kelam Indonesia terjadi lagi seperti saat itu. Dan Kang Bimo sendiri juga tidak menginginkan terjadinya demo akibat kenaikan harga dollar ini. Menurut Kang  Bimo pemerintah harus segera bergerak dan bertindak tegas agar harga dollar bisa turun! Kalau bisa sampai harga dollar sama dengan 0 rupiah! Tsadess!!!

Nah guys, itu tadi hasil wawancara kita dengan beberapa narasumber dalam kegiatan hunting luar dan dalam yang diadakan oleh UKM Inkom! Semoga artikel diatas menjadi suatu berita yang bermanfaat untuk para pembaca semua dan jangan lupa tentunya agar tetap baca artikel-artikel kita selanjutnya!





Spread love,
Twelve of cheetah from Inkom21.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar